New Website www.trend-traders.com

Website baru dengan
bisa dibuka di:
http://trend-traders.com/

The Trend Trader

The Trend Trader

Jumat, 10 Oktober 2008

Badai itu telah datang

Teringat diskusi dengan beberapa teman-teman Pengamat Teknikal Analisis sekitar 4 bulan silam, tentang keadaan ekonomi dunia tahun 2008 ini.

Berbagai sentilan menarik diungkapkan oleh rekan-rekan saat itu. Terutama kemungkinan-kemungkinan tentang jatuhnya pasar dunia. Saat itu jika kita berbicara di hadapan publik mungkin kita akan dianggap pembual. Akhirnya hasil diskusi malam itu hanya menjadi perbincangan kecil saja. Tapi buat kami yang berdiskusi itu adalah hal yang sangat besar.

diskusi itu hanya seolah menjadi mimpi, dokumentasi-dokumentasi grafik pada malam itu hanya menjadi dokumen yang memenuhi hard disk saja. Sempat juga terlontar diskusi ringan tentang hal itu lagi di berbagai kesempatan. Tapi dari kebanyakan orang hal itu cuman menjadi penyegar ingatan saja.

Hal-hal yang saat itu menjadi pembahasan menarik untuk diperbincangan adalah:
1. Kemungkinan Eur/USD menyentuh level 1.3000
2. Kemungkinan GPB/USD menyentuh level 1.5000
3. Kemungkinan USD/IDR menyentuh level 15000 atau lebih
4. Kemungkinan harga minyak akan menyentuh level US$ 140 per barel
5. Kemungkinan indeks dow jones akan jatuh ke level 7000
6. Kemungkinan indeks Hang Seng jatuh ke level 10000
7. Kemungkinan IHSG jatuh ke level 1300 atau ke level 700

well apapun namanya itu hanya berupa tebakan2 dan analisa-analisa sederhana saja dengan menggunakan TA. Mungkin banyak orang-orang akan mengatakan. Yah market memang sudah jatuh percuma juga saya menulis seperti diatas.

Yang jelas tulisan ini bukanlah suatu analisa tapi hanya sekedar opini pribadi. Bahwa badai itu sudah datang.

Suatu ketika saya pernah berdiskusi dengan beberapa teman. Tentang alasan-alasan kenapa USD/IDR bisa melaju ke level 15000. Alasan saya untuk orang-orang yang awam dengan TA saya cuman bisa mengatakan.

"Saat ini pemerintah mencoba menjaga stabilitas USD/IDR di bawah level 9500. Level terendah yang pernah dicapai USD/IDR dari tahun 2007 ada di level 8500. Jadi jarak dari 9500-8500 = 1000. Kenaikan yang terjadi keumungkinan adalah( 2 x1000) + 9500= 11500"

Dengan adanya cadangan devisa RI yagn cukup lumayan, seharusnya pemerintah bisa melakukan intervensi di level 9500 untuk mencegah USD/IDR melaju ke 10000. Jika saat USD/IDR menembus level 9500 hanya indonesia saja yang krisis. Saya rasa tidak masalah. Yang jadi masalah jika terjadi ditengah2 krisis yang laiinnya. Jika hal kedua yang terjadi. Intervensi yang dilakukan pemerintah justru akan memperkeruh suasana. Jika pada saatnya pemerinta harus intervensi lagi. Pelurunya sudah semakin tipis.

Kenapa saya mengatakan hal itu? Sederhana saja, intervensi berrarti meningkatkan likuiditas, likuiditas meningkat para spekulan dan pelaku pasar semakin mudah menemukan lawan. Sedang jika pada saat itu pemerintah dengan intervensinya hanya bertindak sebagai penerima harga yang pasrah saja, maka bisa semakin dipastikan USD/IDR akan semakin jatuh.

Begitu juga dengan market saha. Perintah untuk buyback saham-saham dengan fundamental yang bagus di sisi lain saya justru melihat bahwa itu kesempatan buat orang2 untuk menjual sahamnya dan sekaligus memenfaatkan peluang mumpung ada orang yang mo beli dan menanggung resiko. Bisa dipastikan bahwa antrian pada bagian "Offer" pasti akan lebih tebal, sedang antrian disisi "Bid" hanya pemerintah saja. Nextnya sudah jelas.. harga akan semakin terpuruk

Yah ini juga namanya opini lebih baik anda tidak percaya 100% begitu saja terhadap tulisan ini.

Tidak ada komentar: